Pos

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Cerita Cinta Tiga Dara

Bunga masih ingin bernostalgia ceritanya, kalau sedang teringat masa-masa lalu saat bunga masih es em a, disitu terkadang bunga suka senyum-senyum sendiri dan kepingin balik muda lagi, kali ini bunga ingin bercerita tentang sahabat-sahabatnya - mawar, nama sebenarnya Iswarni -karena sebangku sama bunga maka dia dipanggil mawar. yang kedua Luluk -sang pemuda tampan tapi nama aslinya Lukman, yang ketiga Airon -ala namamu Imron kan...trus yang terakhir Lily yang nama aslinya adalah Marliany.
Suatu hari, disaat sedang menunggu guru mengajar masuk kelas terjadilah kehebohan. entah kenapa peristiwa itu bisa terjadi, tiba-tiba ada sesuatu yang tercecer dari tas luluk berwarna merah muda -rupanya itu adalah sebuah amplop, tanpa disadari oleh luluk -dipungutlah amplop itu oleh airon. dibukanya terus dibacakan didepan kelas dengan suara yang keras,, begini kira-kira bunyinya.....

'untuk adik mawar, laksana kembang yang sedang mekar dari kakak luluk  yang ibarat kumbang  sedan…

Orang Ketiga

Alkisah pada salah satu kampung dikaki bukit dipinggiran kota, tinggallah seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun, yang tinggal bersama kakek dan neneknya. Bocah laki-laki itu bernama Tongky, kedua orang tuanya konon kabarnya bekerja diluar negeri, tapi tidak ada yang tahu pasti apakah bapak ibu nya kerja di Arab, di Jerman atawa di Hongkong -pokoknya kerja diluar negeri aja titik. Tongky adalah seorang anak yang sangat pintar dan cerdas, saking pintarnya orang-orang dikampung ada yang menganggap bocah ini reinkarnasi dari einstein atau malah jangan-jangan  cicit nya einstein, disekolah dia selalu menjadi yang terdepan dalam segala hal. Tongky selalu aktif, bahkan saking aktifnya dia punya kebiasaan setiap pulang sekolah tas sepatu dan seragamnya langsung dilepas begitu saja dan langsung ngacir tak tau kemana, inilah yang selalu membuat kakek neneknya rada-rada senewen dibuatnya. Kerjaannya sepulang sekolah bukannya les ini itu...tapi nyari ikan dikolam tetangga, …

Tak Mampu Berkata Baik, Diam Lebih Baik

Gambar
Almarhum Papa adalah salah satu lelaki terbaik dalam hidup saya, banyak kata yang menggambarkan tentang beliau, jujur saat terkenang beliau ada rasa kerinduan yang begitu dalam yang sulit dirangkai dengan kata-kata. Banyak hal-hal positif yang patut dicontoh dari beliau, salah satunya adalah tentang kesederhanaannya dan sikapnya yang low profile.

Salah satu nasehat yang selalu beliau tanamkan kepada saya dan saudara saya sejak kami masih kecil adalah ' Jangan terlalu banyak bicara untuk hal-hal yang tidak perlu, bicaralah yang baik-baik saja, jangan membuat orang lain tersinggung atau bereaksi negatif karena perkataan kita, dan kalau tak mampu berkata baik maka lebih baik diam'.

Nasehat ini jelas menggambarkan tentang karakter Papa Kami, beliau adalah tipe orang yang tidak banyak bicara, tapi meskipun begitu beliau tetap mempunyai banyak teman dan pandai bergaul. Bagi setiap orang yang mengenalnya secara dekat sudah sangat memahami, jika ada orang yang menjelek-jelekkan orang…