Suci Sang Primadona

Cerita ini  adalah suatu kenyataan yang kusaksikan sendiri. bukan maksudku untuk mengumbar aib orang lain, akan tetapi ini hanya suatu bentuk keprihatinan sebagai sesama manusia yang tidak dapat melakukan apa-apa untuk menolong.

Seorang wanita yang bernama "Suci", nama inipun sengaja aku samarkan,mohon maaf jika ada pembaca yang kebetulan bernama "suci", Suci dimasa keemasannya pernah bekerja pada sebuah tempat hiburan disuatu hotel yang letaknya tidak jauh dari rumahku, karena kecantikan dan keluwesannya sudah bisa ditebak kalau suci menjadi "primadona" ditempat itu.

Tapi keadaan jadi berubah ketika  lelaki yang dicintai pergi meninggalkannya ,mental dan kejiwaan suci menjadi terganggu dan dia pun dikeluarkan dari pekerjaannya, akhirnya suci menjadi terlunta-lunta tak tau arah , keluarganya pun entah kemana. Setiap hari suci menyusuri jalanan berkilo-kilo meter tanpa merasa lelah, tas jinjing besar selalu setia dibahunya,  sungguh menyedihkan keadaan suci, terkadang dia tertawa melengking, terkadang dia menjerit histeris, walaupun bibirnya selalu tersenyum tatapan matanya tampak kosong. Jelas tampak terlihat sisa-sisa kecantikan pada kulitnya yang hitam legam terkena sengatan matahari.

Yang terkadang membuat bertambah miris suci seringkali menjadi tontonan orang-orang yang berlalu lalang dijalan raya, suci akan spontan berjoget heboh ketika dia mendengar suara musik yang sering terdengar keras dari angkot-angkot yang lewat, atau saat suci duduk dan berbaring dibawah pohon atau emperan toko dengan posisi yang 'maaf' sungguh tidak enak untuk dilihat, walaupun begitu suci tak pernah mengganggu atau meminta-minta, tetapi ada saja orang-orang yang terkadang merasa kasihan melihat suci dan yang memberinya makanan atau sedikit uang.

Suatu ketika tiba-tiba terlihat perut suci semakin hari semakin membesar, ternyata suci hamil. terbersit tanya para warga apakah suci sudah punya suami, ternyata tidak . menurut kabar yang beredar suci " dikerjain " oleh para "begundal" yang begitu biadab dengan memanfaatkan kondisi suci. setiap hari dia berjalan kesana kemari dengan membawa perutnya yang semakin besar tanpa beban sedikitpun.

Sampai saat kelahiran bayinya, beruntung ada seorang bidan yang berhati mulia yang bersedia membantu persalinan dan merawat bayi suci, namun apa yang terjadi setelah beberapa bulan kemudian ternyata suci kembali mengandung, ceritanya pun tetap sama para begundal memanfaatkan keadaan suci.suci pun melahirkan bayi keduanya juga ditolong oleh bidan yang sama. setelah melahirkan suci kembali menyusuri jalanan ditengah terik dan hujan , dan seperti biasa dia akan tertawa , tersenyum dan menjerit....

Tetapi sejak beberapa bulan ini suci tidak terlihat, kemana suci...?, apa yang terjadi pada suci...? dalam hati aku bertanya, kebetulan kemarin malam ada seorang tetangga yang berkunjung kerumahku, aku bertanya tentang suci, ternyata suci sudah diurus oleh yang berwenang dan sekarang sudah dirawat di rumah sakit jiwa di ibukota provinsi.

Syukurlah, meskipun terlambat saat ini suci sudah berada ditempat yang tepat, sehingga dia terhindar dari para  ' begundal berhati iblis yang hanya ingin melampiaskan nafsu setannya ".

Suci...mudah-mudahan kau bisa sembuh, mudah-mudahan kau bisa mengingat dirimu kembali, mudah-mudahan TUHAN membuka jalan kebaikan untukmu...amiin.

*Repost

Komentar

Pos populer dari blog ini

Sensasi Cita Rasa Ikan Salai

Tak Mampu Berkata Baik, Diam Lebih Baik

Hanya Tentang Waktu