Tetaplah Setia Pada Kopi Dan Asap Rokokmu

Dan layar itu sudah terbuka
Pertanda pertunjukan dagelan telah dimulai
Ambillah kursi sisa yang berserakan ditepi panggung
Serta duduk manislah  bersama penonton lainnya.

Tak usah banyak bersuara
Karena gemanya lenyap ditelan tawa
dan sorak- sorai ditengah pesta

Jadilah penonton yang baik
bersama segelas kopi
dan kepulan asap rokokmu

Tak usah merasa kalah
Buanglah rasa sesal
Kau hanya belum beruntung saja
Setidaknya kau masih bisa berbangga
Karena kau bukan pecundang
Bukan penjilat
Bukan pengemis
Dan...bukan pemelas.

Maka tetaplah kau setia
Bersama segelas kopi dan asap rokokmu
sampai waktunya pertunjukan usai
Saat para pemainnya turun panggung
berganti pemain berikutnya

Dan Tetaplah kau setia
bersama segelas kopi dan asap rokokmu
Dan ingatlah...sesungguhnya
Panggungmu ada disini...
dihati...sanubari...
Cinta
ketulusan
Nurani yang tak terpedaya
Takada kepura-puraan
Maka...
Tetaplah kau setia
Pada kopi dan asap rokokmu.

__________

LLg 050217

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tak Mampu Berkata Baik, Diam Lebih Baik

Hanya Tentang Waktu

Sensasi Cita Rasa Ikan Salai