Siang yang terik, ruang meeting mendadak gaduh. untung saja rapat pembahasan persiapan kegiatan untuk triwulan kedua sudah selesai, suasana cerah ceria mendadak berubah, seluruh mata tertuju pada elza salah satu staff yang duduk di pojok, elza menerima telpon sambil menjerit histeris, suara tangis keras tak terbendung. Spontan seisi ruangan mendekati elza, ingin tahu apa yang terjadi, Aku berusaha menenangkan elza yang nampak shock. "Aini meninggal....", suara elza terbata-bata Aku merasa tak percaya, segera ku mencari tahu dengan menelpon kembali adik Aini, ternyata kabar itu memang benar. Aku lunglai, tubuhku lemas, tangisan tak mampu lagi untuk kutahan. Aini sahabatku satu kantor,sudah dua hari Aini di rawat di Rumah Sakit ,karena sesibukan belum sempat untuk berkunjung, untunglah tadi pagi Aku masih menanyakan kabar Aini langsung lewat WA, Aini mengatakan perutnya sakit sekali, Aku janji akan datang setelah pulang kantor dan membawakan kue pesanan nya. Ak...