Postingan

Menampilkan postingan dengan label My Fiction

Asa

Menyibak tirai jendela Terlihat kuncup merekah Bulir-bulir sisa hujan semalam masih tersisa Dan sepagi ini matahari pun mulai menyapa Merekapun seolah berkata Selalu ada harapan disetiap asa Selalu ada kebahagiaan didalam kesedihan Selalu ada kemudahan mengiringi kesulitan selalu ada kebaikan diatas kebaikan Dan tetaplah tersenyum cinta Karena senyum mu menenangkan jiwa @@@@@@

Hanya Tentang Waktu

Rasanya ingin kuputar waktu pada tuas nya,akan aku kembalikan berpuluh-puluh hitungan kebelakang untuk memperpanjang lagi waktu , untuk menghindari situasi saat ini, semua itu hanyalah lamunang kosongku, kuhanya mampu berandai. Betapa sungguh aku tidak sanggup untuk mengelakkannya apalagi untuk melawannya. Alam berputar pada kehendaknya, matahari, bulan dan bintang silih berganti, Entah aku tak tahu sudah keberapa sekian hitungannya. Yang kutahu saat ini, mengapa waktu begitu cepat berputar, ada rasa tak percaya meskipun aku tahu bahwa masa ini pasti akan tiba...pasti akan tiba, semua hanya soal waktu, dan aku merasa berada pada dua sisi yang berbeda. Ada rasa gelisah yang tak mampu kuhindari, ada kegalauan dan kegamangan yang sulit untuk ku ungkap dengan kata-kata. Aku juga merasa kehabisan perbendaharaan kata untuk mengungkapkan tentang rasa, Hanya binar-binar matanya yang terus - menerus mengikutiku, memandangku penuh harap, Ahh..matanya sungguh membuatku tak berdaya. Pada sat...

Janji Marina

Gambar
14 februari 2017 Mungkin hanyalah satu kebetulan, Disatu gedung auditorium sebuah universitas. seorang laki-laki paruh baya duduk tenang dikursi pada barisan para undangan, lelaki itu bernama johan. Dia mendampingi putranya yang hari itu ikut diwisuda. Ketenanganya menjadi terusik, saat lelaki disampingnya berdiri dan menggandeng tangan perempuan disebelahnya untuk naik kepanggung.Rupanya mereka orang tua salah satu mahasiswa yang berprestasi. Tapi bukan itu...Johan berpikir keras, sepertinya dia mengenal perempuan itu, Marina ?? , itu betul marina...ada tahi lalat dibawah bibirnya serta belahan kecil didagu .Seakan tak percaya, tapi itu betul Marina...semakin yakin saat pembawa acara menyebutkan nama orang tua mahasiswa Marina Citra. Ada satu perasaan aneh,dadanya sedikit bedebar,tubuhnya mendadak berkeringat,pikirannya sudah tidak fokus dengang acara yang diikuti.Sampai lelaki dan perempuan itu kembali ketempat duduk disebelahnya Johan tak berani untuk menyapa apa...

Keramat

Entah sudah berapa banyak air susu yang dia berikan Entah sudah berapa banyak keringatnya yang tercurah Entah sudah berapa banyak air mata yang tak terbendung Cinta dan kasih sayang nya tak berbatas   Dia ikhlaskan permata hatinya bersanding denganmu Berharap agar selalu bahagia bersamamu Tapi... Ada apa denganmu ?   Kata-katamu tajam setajam sembilu Ucapmu menyengat berapi-api Seolah tak ada celah kebaikan dalam diri nya Benarkah begitu ?   Cobalah kau ambil cermin itu Lihatlah dirimu, tatap matamu Tanya nuranimu Adakah hatimu berkerak dan berdebu ?   Kau  memang tak lahir dari rahimnya Tapi dia sama derajatnya dengan ibumu Sudah dia berikan segalanya segalanya...apakah kau lupa itu?   Dia memang bukan manusia sempurna Sama seperti dirimu Tapi Sudah jelas fitrah yang tertulis selamanya 'dia' adalah milik 'nya' Tak ada sebutan bekas untuk 'dia' Dia adalah 'keramat' untuknya   Putihkan nuranimu Bersihkan kerak dan debu ...

Lelaki Dihidup Aini

Gambar
Siang yang terik, ruang meeting mendadak gaduh. untung saja rapat pembahasan persiapan kegiatan untuk triwulan kedua sudah selesai, suasana cerah ceria mendadak berubah, seluruh mata tertuju pada elza salah satu staff yang duduk di pojok, elza menerima telpon sambil menjerit histeris, suara tangis keras tak terbendung. Spontan seisi ruangan mendekati elza, ingin tahu apa yang terjadi,  Aku berusaha menenangkan elza yang nampak shock. "Aini meninggal....", suara elza terbata-bata Aku merasa tak percaya, segera ku mencari tahu dengan menelpon kembali adik Aini, ternyata kabar itu memang benar. Aku lunglai, tubuhku lemas, tangisan tak mampu lagi untuk kutahan. Aini sahabatku satu kantor,sudah dua hari Aini di rawat di Rumah Sakit ,karena sesibukan belum sempat untuk berkunjung, untunglah tadi pagi Aku masih menanyakan kabar Aini langsung lewat WA, Aini mengatakan perutnya sakit sekali, Aku janji akan datang setelah pulang kantor dan membawakan kue pesanan nya. Ak...

Helm Berwarna Pink

Gambar
"sumber foto: Amazon.de                                                                 Suasana malam ini terasa hening, titik-titik hujan masih tersisa satu-satu. rintik hujan ditingkahi suara kodok dibawah jendela, dari kejauhan  suara gonggongan anjing melolong. Terdengar suara ketukan pintu, dengan malas Nia bangkit dari tempat duduknya, menyibak tirai jendela untuk mengetahui siapa yang datang. Saat membuka pintu, belum sempat mempersilahkan masuk perempuan muda yang ternyata adalah menantu mbak Nur sahabat Nia langsung berkata... 'Tante...Ibu menyuruh saya mengambil helmnya yang tertinggal'. Nia terkejut, mendadak terbangun dari tempat tidurnya, tubuhnya be...

Bayangan Iblis

Cermin besar itu berdiri tegak Terlihat samaran sebuah bayangan Sekilas satu rupa indah cantik menawan Bergerak gemulai dalam pantulan cahaya Terlihat begitu sempurna Dalam gerak rupa dan tutur kata Tapi...ahhh Tidak Ada seringai dan senyum sinis Tatapan dingin dan berkilat Yang terpantul dalam rasa yang tlah lama terpendam Sekuat tenaga bayangan dalam cermin itu mencoba Untuk tetap berdiri disebelah kanan Tapi dirinya tak sanggup Cengkraman iblis begitu kuat Meremas sisi hati sebelah kirinya Dan Cermin itu memantulkan bayangan Bayangan iblis yang sedang tertawa Memperlihatkan taring-taring Serta bibir nya yang bergincu merah Diapun berteriak Akupun bisa jadi Iblis !! Sama seperti dirimu !! Sedetik bayangan itu tersentak Bersama gemuruh suara halilintar Tubuhnya lemas dan letih Wajahnya tertunduk pilu Perlahan ditengadahkannya Wajah serta kedua tangannya Bibir kelu berucap sendu.. Tuhanku... Ajarkanlah kepadaku Bagaimana caranya ikhlas Dan.....

Pesan Singkat Untuk Anakku

Dan hari ini... Perjalanan panjang akan kau mulai Perjalanan yangsesungguhnya Hari-hari yang panjang telah kita lalui Dan kau terkadang ikut dalam rasa Yang menyesakkan dan mengharu biru Betapa bahagia tiada terkira Saat melihat senyum dan tawa serta celoteh tentang kebahagiaanmu Hari begitu cepat berlalu Jalan panjang terbentang untuk kau lalui Bukit dan gunung siap menghadangmu Tak usah kau ragu Teruslah kau melangkah Berlarilah mengejar matahari Melompatlah menggampai bintang Serta tetaplah berpijak dibumi Cinta Dia, diriku dan dirinya Akan selalu mengiringi setiap langkahmu Cinta putih yang tak akan pernah ternoda. ***** Event Cinta putih RTC

Tetaplah Setia Pada Kopi Dan Asap Rokokmu

Gambar
Dan layar itu sudah terbuka Pertanda pertunjukan dagelan telah dimulai Ambillah kursi sisa yang berserakan ditepi panggung Serta duduk manislah  bersama penonton lainnya. Tak usah banyak bersuara Karena gemanya lenyap ditelan tawa dan sorak- sorai ditengah pesta Jadilah penonton yang baik bersama segelas kopi dan kepulan asap rokokmu Tak usah merasa kalah Buanglah rasa sesal Kau hanya belum beruntung saja Setidaknya kau masih bisa berbangga Karena kau bukan pecundang Bukan penjilat Bukan pengemis Dan...bukan pemelas. Maka tetaplah kau setia Bersama segelas kopi dan asap rokokmu sampai waktunya pertunjukan usai Saat para pemainnya turun panggung berganti pemain berikutnya Dan Tetaplah kau setia bersama segelas kopi dan asap rokokmu Dan ingatlah...sesungguhnya Panggungmu ada disini... dihati...sanubari... Cinta ketulusan Nurani yang tak terpedaya Takada kepura-puraan Maka... Tetaplah kau setia Pada kopi dan asap rokokmu. __________ LLg 050...

Orang Ketiga

Alkisah pada salah satu kampung dikaki bukit dipinggiran kota, tinggallah seorang anak laki-laki berusia sepuluh tahun, yang tinggal bersama kakek dan neneknya. Bocah laki-laki itu bernama Tongky, kedua orang tuanya konon kabarnya bekerja diluar negeri, tapi tidak ada yang tahu pasti apakah bapak ibu nya kerja di Arab, di Jerman atawa di Hongkong -pokoknya kerja diluar negeri aja titik. Tongky adalah seorang anak yang sangat pintar dan cerdas, saking pintarnya orang-orang dikampung ada yang menganggap bocah ini reinkarnasi dari einstein atau malah jangan-jangan  cicit nya einstein, disekolah dia selalu menjadi yang terdepan dalam segala hal. Tongky selalu aktif, bahkan saking aktifnya dia punya kebiasaan setiap pulang sekolah tas sepatu dan seragamnya langsung dilepas begitu saja dan langsung ngacir tak tau kemana, inilah yang selalu membuat kakek neneknya rada-rada senewen dibuatnya. Kerjaannya sepulang sekolah bukannya les ini itu...tapi nyari ikan dikolam t...